Sumbatan pusat energi sinar merah atau cakra akar mewujud dalam bentuk perasaan tidak stabil, tidak membumi, dan tidak memiliki tujuan, disertai ketakutan dan rasa tidak aman serta getaran-getaran kecemasan lainnya.
Latihan-latihan membumi seperti berjalan tanpa alas kaki, berdiri di atas tanah bumi, dan berpantang dari rangsangan organ-organ seksual membantu menyeimbangkan cakra akar.
Pusat energi bawah yang seimbang membuat sebuah entitas merasa positif, membumi, stabil, dan percaya diri.
Juga, visualisasi akar-akar yang menjulur keluar dari pangkal area tulang belakang ke dalam tanah akan membantu menyeimbangkan cakra akar
Sumbatan pusat energi sinar jingga atau cakra sakral mewujud dalam bentuk perasaan emosi yang meledak-ledak dan rasa kekurangan energi dan kreativitas.
Ada pula perasaan terobsesi pada keinginan-keinginan yang berkaitan dengan interaksi dengan orang lain, sedangkan cakra sakral yang seimbang membuat sebuah entitas merasa lebih bersemangat, bahagia, positif, puas, penuh welas asih, dan intuitif.
Cara terbaik untuk menyeimbangkan cakra sakral adalah berlatih berkomunikasi dengan entitas-entitas lain, yang akan memungkinkan setiap entitas belajar cara berinteraksi dalam kerangka aturan pola-pola komunikasi planet Bumi.
Sumbatan pusat energi sinar kuning atau cakra ulu hati mewujud dalam bentuk distorsi ke arah manipulasi kekuasaan dan perilaku sosial lainnya yang berkaitan dengan entitas-entitas lain yang dekat dan terkait.
Perlu ditunjukkan bahwa ego adalah konsep yang keliru. Apa yang disebut ego Anda adalah kepalsuan yang Anda kira adalah diri Anda. Itu adalah diri bayangan Anda yang tidak ada. Ego adalah fungsi yang timbul dari sumbatan pada pusat energi sinar kuning, yang dilawan oleh kebanyakan dari kita sepanjang hidup. Begitu kita membebaskan sumbatan dan menyeimbangkan cakra sinar kuning, kita dapat menghentikan/ mengakhiri fungsi ini.
Ketidakseimbangan pada cakra ulu hati juga dapat terlihat sebagai pergulatan, depresi, dan kurangnya harga diri, disertai kemarahan dan getaran-getaran emosi lainnya.
Cakra ulu hati yang seimbang membuat sebuah entitas merasa lebih berenergi, percaya diri, dan fokus.
Latihan pernapasan dalam dan pembingkaian ulang bentuk-bentuk pikiran negatif yang muncul dalam pikiran egoik menjadi bentuk-bentuk pikiran yang lebih positif membantu menyeimbangkan cakra ini.
Sumbatan pusat energi sinar hijau atau cakra jantung mewujud dalam bentuk kurangnya kepercayaan, kecemburuan, ketakutan, serta kurangnya welas asih dan kasih.
Cakra jantung yang seimbang membuat sebuah entitas merasa lebih peduli, penuh kasih, penuh welas asih, dan ramah terhadap entitas-entitas lain.
Cara terbaik untuk membuka cakra jantung adalah melalui praktik memberi sedekah dan menolong entitas-entitas yang membutuhkan.
Membuka cakra jantung sangat penting bagi semua entitas yang berkeinginan untuk lulus ke Kesadaran densitas keempat.
Sumbatan pusat energi sinar biru atau cakra tenggorokan mewujud dalam bentuk kelemahan atau ketidakmampuan mengungkapkan bentuk-bentuk pikiran sendiri, serta kesulitan memahami identitasnya sendiri dan mengungkapkan pemahaman diri tersebut.
Sumbatan pada cakra tenggorokan juga dapat dialami sebagai gejala sifat pemalu, perasaan lemah.
Cakra tenggorokan yang seimbang memungkinkan kreativitas, ekspresi diri yang positif, komunikasi, dan rasa puas.
Praktik keheningan batin melalui praktik-praktik meditasi membantu menyeimbangkan cakra tenggorokan.
Sumbatan pusat energi sinar nila atau cakra mata ketiga mewujud dalam bentuk perasaan imajinasi yang berlebihan atau bentuk-bentuk pikiran atau penglihatan selama waktu siang saat terjaga, dan tidak mampu berfokus pada kesadaran saat ini.
Cakra mata ketiga yang seimbang membuat sebuah entitas merasa lebih bersemangat dan percaya diri, dan entitas itu memiliki lebih sedikit getaran imajinasi dalam kompleks pikiran serta mampu berfokus pada kesadaran saat ini selama pengalaman-pengalamannya.
Praktik meditasi dan latihan visualisasi yang terkendali membantu menyeimbangkan cakra ini.
Dalam pemahaman ini, fluorida dalam pasta gigi dan air minum mengapurkan kelenjar pineal dan menghalangi aktivasi mata ketiga, atau pusat energi sinar nila.
Pusat energi ungu atau cakra mahkota hanyalah ungkapan total dari getaran entitas atau kompleks getaran pikiran, tubuh, dan roh. Ia adalah sebagaimana adanya. Seimbang atau tidak seimbang tidak memiliki makna dan tidak dapat dimanipulasi seperti pusat-pusat energi lainnya.
Meskipun mengaktifkan atau membebaskan sumbatan setiap pusat energi adalah prioritas utama, pada titik itu juga menjadi prioritas utama untuk mulai menyempurnakan keseimbangan di antara pusat-pusat energi, agar setiap nada dari akor keseluruhan keberadaan getaran beresonansi dengan jernih, selaras, dan harmonis dengan setiap energi lainnya.